Senin, 30 April 2012

Contoh Pidato Bencana ALAM


Bissmillahirahmanirahim
Assalamu alaikum Wr.Wb


Puja dan puji syukur atas kehadirat Tuhan YME dengan limpahan berkat, rahmat dan hidayahnyalah sehingga kita semua dapat berkumpul dalam ruangan yang berbahagia ini, tak lupa salam dan shalawat juga kita panjatkan kepada nabi besar kita Muhammad SAW beserta keluarganya.
Dan pada kesempatan kali ini, perkenankan saya untuk menyampaikan sepatah demi kata sebuah pidato mengenai “Bencana Alam”.
Beberapa tahun belakangan ini, Indonesia memang sedang diguncang berbagai bencana alam hampir di seantero negeri, mulai dari tsunami, banjir, tanah longsor, gempa, gunung meletus, dan masih banyak lagi. Beragam teori diajukan untuk dijadikan penyebab lahirnya bencana tersebut, mulai dari penggundulan hutan, penyalahgunaan lahan, sampai global warming.
Maka dari persepsi inilah, kita perlu mengetahui pengertian dari bencana alam itu sendiri, bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu peristiwa fisik, seperti letusan gunung, gempa bumi, tanah longsor) dan aktivitas manusia. Karena ketidakberdayaan manusia, akibat kurang baiknya manajemen keadaan darurat, sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan struktural, bahkan sampai kematian. Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan: "bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan". Dengan demikian, aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia, misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. Konsekuensinya, pemakaian istilah "alam" juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri, mulai dari kebakaran, yang mengancam bangunan individual, sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia.
Kronologi bencana alam di Indonesia yang menimbulkan korban jiwa mulai dari yang paling akhir terjadi.
2010
  • 26 Oktober: Gunung Merapi meletus di Jawa Tengah, memaksa lebih dari 100.000 orang dievakuasi dan menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal.
  • 25 Oktober: Gempa dengan kekuatan 7.7 SR dirasakan di sebelah barat Sumatera Barat. Alarm tsunami yang tidak berbunyi menyebabkan lebih dari 400 orang meninggal di Kepulauan Mentawai dan lebih dari 15.000 orang kehilangan tempat tinggal. Puluhan orang masih tidak ditemukan.
  • 4 Oktober: Banjir melanda Wasior di Papua Barat menyebabkan sedikitnya 148 orang meninggal.
  • 23 Februari: Sedikitnya 85 orang meninggal atau hilang setelah terjadi tanah longsor di dekat Bandung.
Hadirin dan hadirat yang saya hormati
Marilah kita bersama-sama merenung sejenak bahwa, fenomena ini sudah tertulis sejak lama dalam Al Qur’an. Secara lebih luas, dituliskan dalam An-Nisaa 79 bahwa, “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.” Artinya, hal-hal yang tidak “enak” yang kita rasakan termasuk di antaranya bencana alam. tak lain adalah disebabkan oleh diri kita sendiri. Kalau di Indonesia terjadi begitu banyak bencana, kemungkinan memang disebabkan oleh orang Indonesia itu sendiri.
Kalau boleh berpendapat, barangkali bencana ini “lumrah.” Situasi politik dan sosial di Indonesia memang sedang carut marut. bencana alam yang terjadi semua datangnya dari ALLAH SWT…bumi yang kita pijak sebenarnya bisa beradaptasi dengan sendirinya,,,namun karena kebutuhan manusia yang memilih untuk sejahtera, sekarang jugalah yang membuat perkembangan dan pertumbuhan tidak seimbang,,,ketika semua berubah menjadi kehidupan serba mudah saat itu juga kita harus berfikir apa yang bisa kita lakukan untuk kesejahteraan alam?…sebagai manusia pasti kita iba dan mau berbuat sesuatu, namun sebagai kelompok yang masing – masing mementingkan kepentingannya???akankah berbuat sesuatu untuk alam?atau akankah malah berbuat sesuatu yang menguntungkan dari kondisi buruk tersebut? Ada apa ini ? Adakah yang kurang tepat dan salah dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia ini ? Mulai dari ancaman disintegrasi, penggundulan hutan,  kemungkaran dan kemaksiatan terpampang di depan mata kita lewat media surat kabar, radio dan televisi. Adakah solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan tuntas dan segera ? alam akan rusak atau binasa itu adalah hasil akan akibat ulah manusia itu sendiri . ambil contoh dimana kita menanam tumbuhan dan merawatnya dengan memupuk maka tumbuhan itu akan balik menghasilkan apa yang kita mau , tetapi jikalau kita mau sepelekan dan sebaliknya, artinya tak akan pula kita urus maka hasilnya akan rusak pula bahkan mati.
Hadirin dan hadirat yang saya hormati
Untuk itu, mari kita tumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia. Rasa cinta tanah air Indonesia yang hendaknya kita tumbuhkan dalam hati kita masing-masing. Tampaknya rasa cinta tanah air Indonesia telah mulai luntur dalam praktek kehidupan sehari-hari. Marilah kita wujudkan bersama melalui Gerakan dan kesadaran Cinta kita terhadap Tanah Air, dimana tempat kita berpijak yaitu Indonesia.

Wassalam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar